Translate

Kamis, 07 Juni 2012

Mata Sehat Bersinar di Cuaca Panas


Tidak hanya kulit yang memerlukan perawatan dan perlindungan dari sinar matahari, tetapi juga mata Anda. Mungkin Anda pernah merasakan mata panas dan perih ketika berjam-jam berada dalam paparan sinar matahari. Apalagi, udara yang panas, kering dan berdebu membuat mata jadi mudah berair.

Itu tandanya Anda harus mulai melakukan perawatan dan perlindungan pada mata Anda. Mau tahu caranya?

1. Lindungi mata dengan kacamata hitam
Pastikan Anda tidak pernah lupa menggunakan kacamata hitam. Pilih kacamata berbingkai besar yang mampu menutupi pelipis Anda. Ini akan mencegah mata dari paparan sinar ultra violet yang berbahaya, juga debu, dan asap.

Selain itu, menggunakan kacamata hitam mampu mencegah munculnya keriput di mata. Karena, jika Anda sering mengernyitkan mata dan dahi, garis-garis halus di dahi dan mata akan cepat muncul.

2. Rajin mencuci mata
Udara yang panas dan berdebu bisa membuat mata Anda kotor dan kering. Karena itu, rutinlah memercikkan air dingin pada mata setidaknya tiga kali dalam sehari untuk menghilangkan partikel debu yang masuk ke mata Anda.

3. Atasi alergi mata
Jika mata Anda kerap terasa perih, baik di udara panas maupun dingin, itu bisa menjadi pertanda kalau Anda menderita alergi pada mata. Untuk mengatasinya, jangan menggosok mata Anda dengan tangan yang kotor. Karena, hal tersebut hanya akan memperburuk alergi dan dapat menyebabkan stres pada mata.

Selain itu, hindari duduk terlalu dekat dengan AC. Udara AC hanya akan semakin membuat mata kering dan iritasi.

4. Hindari penggunaan lensa kontak
Karena udara di musim panas akan rentan berdebu, sangat disarankan untuk tidak menggunakan lensa kontak. Debu pada udara akan membuat mata Anda iritasi, apalagi kalau Anda menggunakan lensa kontak.

5. Hindari tata rias mata
Jika Anda merasa gatal pada mata atau sedang mengalami iritasi, ada baiknya untuk tidak menggunakan tata rias mata. Dan, jangan lupa untuk menghapus riasan mata sebelum tidur, jika Anda tidak ingin terbangun dengan mata yang merah.

6. Hidrasi mata
Di musim panas, sangat dianjurkan bagi Anda untuk menjaga kadar air dalam mata dengan menggunakan tetes mata secara teratur. (viva news)
Read More..

Senin, 04 Juni 2012

Ini Pusat Gempa 6,1 SR yang Goyang Jakarta


Gempa kembali mengguncang sebagian Pulau Jawa, Senin 4 Juni 2012. Gempa itu juga terasa di Jakarta. Menurut informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa itu berpusat di 121 kilometer barat daya Sukabumi, Jawa Barat.

Gempa itu berkekuatan 6,1 skala richter. Tepatnya terjadi di 7.99 lintang selatan, 106.19 bujur timur. Gempa berpusat pada kedalaman 24 kilometer. Belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa ini. Tak ada peringatan tsunami dari gempa ini.

Sebelumnya, Tim Revisi Peta Gempa Indonesia mencatat ada 12 sumber gempa mengelilingi Jakarta. Sumber gempa yang mengepung ibukota itu berupa sesar dan subduksi.
Letaknya di darat maupun di lautan. Kekuatan gempa yang berpusat dengan radius 500 kilometer dari Jakarta ituitu antara 6,4 hingga 8,2 SR. (viva news)
Read More..

Gempa Sukabumi


Sore tadi telah terjadi Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter di Sukabumi yang menimbulkan sejumlah kerusakan. Data yang didapat sementara, adalah kerusakan terjadi di wilayah Sukabumi. Selain itu terdapat 2 warga yang mengalami luka-luka.

Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho pun menjelaskan sebanyak 2 rumah di Desa Nanggela Kecamatan Tegal Bulet, Kabupaten Sukabumi, roboh. Sedangkan 1 rumah lainnya di Desa margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi juga mengalami rusak sedang.

Gempa yang dirasakan hingga Kota Jakarta itu juga telah menyebabkan dua warga mengalami luka-luka. Mereka adalah Imaliyah (beruisa 6 tahun) dan Fitri berusia (12 tahun). "Kedua korban sudah dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan," kata Sutopo, Senin 4 Juni 2012.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa berkekuatan 6,1 skala Richter itu berpusat di 121 kilometer barat daya Sukabumi, Jawa Barat. Tepatnya terjadi di 7,99 lintang selatan dan 106,19 bujur timur.
Read More..

Minggu, 13 Mei 2012

Minuman Soda Beresiko Sroke


Studi yang dirilis pada American Journal of Clinical Nutrition ini menjadi riset pertama yang meneliti efek soda pada risiko stroke. Riset sebelumnya telah menghubungkan konsumsi minuman dengan pemanis meningkatkan berat badan, diabetes, meningkatkan tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan penyakit arteri koroner. 

"Soda menjadi sumber gula tambahan pada diet," ujar penulis dan Kepala Riset di Institut Keseharan milik Klinik Cleveland, Amerika Serikat, Adam Bernstein, M.D., Sc.D. seperti dikutip dari laman Eureka.org.

Peneliti menganalisa konsumsi soda 43.371 pria yang berpartisipasi pada Studi Lanjutan Kesehatan Profesional pada 1986-2008. Sebanyak 84.085 perempuan juga diperiksa dalam program Studi Kesehatan Perawat pada 1980-2008. Pada waktu itu, 2.938 serangan stroke diderita perempuan dan 1.416 kasus dicatat dialami pria. 

Pada minuman soda yang mendapat pemanis tambahan, kandungan gula dapat meningkatkan secara drastis kadar glukosa dalam darah dan insulin. Reaksi ini berakibat tubuh tidak dapat menoleransi glukosa, resistensi insulin, dan peradangan. Semuanya menjadi faktor risiko stroke iskemik. Ancaman ini lebih berat kepada perempuan dibanding pria. 

Sebagai perbandingan, kopi mengandung asam chlorogenic, lignan, dan magnesium. Kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mengurangi risiko stroke. Bila dibandingkan dengan satu porsi soda dengan gula pemanis, satu porsi kopi tanpa kafein dikaitkan menyimpan risiko 10 persen lebih rendah untuk terkena stroke.

Temuan penelitian ini menunjukkan pria dan perempuan yang mengkonsumsi lebih dari satu porsi soda berpemanis gula per hari memiliki tekanan darah lebih tinggi, kolesterol dalam darah yang tinggi, dan tingkat aktivitas fisik lebih rendah.

Orang yang sering meminum soda cenderung mengonsumsi daging merah dan produk susu. Pria dan perempuan yang mengonsumsi soda kalori rendah memiliki kemungkinan penyakit kronis dan Body Mass Index (BMI) lebih tinggi. Penyelidikan ini untuk memantau asosiasi konsumsi soda pada serangan stroke. 

"Menurut riset USDA, konsumsi minuman berpemanis gula telah meningkat secara dramatis di Amerika Serikat selama tiga dekade. Ini memengaruhi kesehatan," ujar dokter Bernstein. Penemuan ini mengingatkan pentingnya mencari minuman alternatif pengganti soda. Air putih bisa menjadi pilihan sehat
Read More..